MEDAN, delitimes.id – Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mendorong organisasi Generasi Muda Masjid (GEMA) agar tampil sebagai penggerak utama dalam membina dan mengarahkan generasi muda Kota Medan untuk lebih aktif memakmurkan masjid. Selain sebagai tempat ibadah, masjid menurutnya harus menjadi pusat kegiatan positif dan pembinaan karakter anak muda.
Hal itu disampaikan saat menerima audiensi pengurus GEMA Kota Medan di Balai Kota, Rabu (24/9/2025). Dalam pertemuan tersebut, GEMA turut menyampaikan rencana pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) GEMA Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026 di Berastagi.
“Saya ingin GEMA tidak hanya hadir sebagai organisasi formal, tapi benar-benar berperan mengajak generasi muda ke masjid. Banyak hal positif bisa dilakukan di masjid—bukan hanya beribadah, tapi juga menjadi ruang belajar, diskusi, dan berkegiatan,” kata Zakiyuddin.
Ia menambahkan, salah satu tantangan zaman saat ini adalah menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif. Masjid dinilai bisa menjadi benteng moral dan spiritual jika dikelola dan dimanfaatkan dengan baik oleh generasi muda itu sendiri.
Zakiyuddin juga memberikan apresiasi atas rencana penyelenggaraan Rakerwil GEMA Sumut. Ia berharap kegiatan itu menjadi momentum memperkuat peran GEMA di tengah masyarakat, khususnya dalam membangun relasi dengan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan memperluas jaringan pembinaan generasi muda.
“Program kerja yang lahir dari Rakerwil nanti harus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, dan membawa dampak positif bagi pembinaan anak-anak muda di Kota Medan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua GEMA Kota Medan, Hariman Siregar, menyampaikan bahwa GEMA terus berkomitmen menjalankan fungsi pembinaan terhadap pemuda masjid di Kota Medan. Ia berharap dukungan dari Pemerintah Kota Medan dapat memperkuat pelaksanaan program-program ke depan.
“Kami ingin bersinergi dengan Pemko Medan agar gerakan memakmurkan masjid ini bisa lebih luas dan menyentuh generasi muda secara menyeluruh,” kata Hariman.
Dengan dorongan dan dukungan dari pemerintah daerah, GEMA optimistis mampu menghidupkan kembali semangat generasi muda untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan iman, ilmu, dan karakter. (ds)




