Perampokan Rumah dengan Modus Kurir Paket di Jalan Beo, Kogana Sumut Imbau Masyarakat Waspada

MEDAN, DELITIMES.ID – Baru-bari ini terjadi aksi percobaan pencurian atau perampokan dengan modus kurir atau mengantar paket.

Kejadiannua di Jalan Beo, Komplek Beo Indah II, Kecamatan Medan Sunggal, menimpa korban Heri Herlambang.

Rumah Heri Herlambang
pada Selasa (11/4/2023) sekitar pukul 11.15 hingga 11.55  WIB
disatroni perampok dengan modus kurir paket.

Pelaku terpantau CCTV datang tanpa menggunakan kendaraan, dan tampak di depan pagar pelaku berteriak memanggil-manggil.

Dalam selang beberapa waktu, satu orang dari dalam rumah pun keluar dan ingin menerima paket dimaksud yang katanya untuk Heri Herlambang.

Namun ketika hendak diterma, pelaku tidak memberikan paket tersebut, malah bertanya “Pak Heri-nya mana?”

Dijawab  Pak Heri tidak ada, yang ada tantenya.

Pelaku meminta agar membuka pintu pagar, namun orang dari dalam rumah itu menjawab tidak bisa.

Lalu pelaku meminta kembali untuk membuka pagar, dan mengatakan bahwa paket itu bukan COD, tetap dijawab tidak bisa.

Dan disarankan agar paket diberikan melalui atas pagar.

Namun pelaku menjawab bahwa paket tersebut berat, dan harus dibuka pagarnya.
Dan pelaku pun minta agar tantenya yang ambil paket tersebut.

Maka orang dari dalam rumah pun masuk kembali untuk memanggil tantenya.

Sebaik dia masuki kembali ke rumah, pelaku langsung melompat pagar di bagian sebelah kanan ujung rumah, dan measuk hingga pintu rumah menunggu orang dari dalam rumah tadi keluar.

Ternyata orang kedua yang keluar dari dalam rumah lalu langsung disergap dengan menodongkan pisau.

Dua orang di rumah itu pun dipaksa masuk.

Namun dua penghuni rumah tadi masuk ke dalam kamar dan mengunci kamar tersebut agar terhindar dari ancaman.

Pelaku berteriak kepada mereka, menanyakan “Mana kunci mobil, mana!” tanpa ada jawaban dari dua orang di dalam kamar.

Tapi pelaku langsung mendapatkan kunci mobil tersebut dan membawa keluar dengan memanjat pagar dan langsung menaiki mobil Honda CRV yang terparkir di luar.

Dalam usahanya pelaku menghidupkan mobil tersebut, namun terkendala tidak tahu membuka hand break atau parking break yang ada di fitur mobil tersebut.

Karena tak juga menemukan cara membuka fitur, dia meninggalkan mobil dengan membawa kuncinya.

Kasus ini sudah dilaporkan korban ke Polsek Medan Sunggal.

Pengurus Komunitas Siaga Bencana Sumatera Utara (Kogana Sumut) berkomentar atas peristiwa tersebut.

Kepada masyarakat diimbau untuk waspada.

“Harap diwaspadai modus perampokan seperti ini,” kata Penasihat Kogana Sumut, Benny Yudi Purnama.

Dia mengatakan, belakangan aksi kriminalitas meningkat seiring makin sulitnya kondisi ekonomi.

Terkait modus kurir paket ini, agar diteliti kebenaran orang yang mengaku petugas.

Terlebih, pengntar paket tersebut tidak menggunakan kendaraan atau sepeda motor dengan penuh paket dinbagasinya.

“Patut dicurigai dan jangan sesekali menjelaskan jumlah orang di dalam rumah kita,” katanya.

Benny menyampaikan tips untuk menghindarkan upaya kejahatan seperti ini.

Yang pertama, bila ada tamu yang tidak dikenal agar jangan langsung dibukakan pintu.

Lihat/awasi dari sudut tertentu untuk memastikan kenal atau tidak dengan tamu tersebut.

Lalu, catat Nopol kendaraan dan jenisnya.

Bila ada hal-hal yang mencurigakan agar segera r menghubungi kerabat terdekat.

Atau bila keadaan darurat segera hubungi nomor telpon kantor polisi terdekat.

Selain perampokan modud kurir paket, Benny juga mengimbau mewaspadai pencurian sepedamotor di masjid.

“Sebelumnya sudah terjadi dua motor hilang di masjid Jalan Garuda,” ungkapnya.

Dia mengimbau berhati-hati bagi jamaah shalat Isya dan Tarawih, agar memarkir kendraannya di tempat aman dan diberi kunci ganda. (ehm)

Bagikan :