Medan Jadi Kota Pertama dengan Mother Station CNG, Wakil Wali Kota Harapkan Dampak Positif bagi Industri

MEDAN, delitimes.id – Kota Medan mencatatkan sejarah baru dengan dimulainya pembangunan Mother Station CNG (Compressed Natural Gas) pertama di wilayah tersebut. Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, memimpin langsung acara ground breaking pembangunan stasiun pengisian gas tersebut di Jalan Kol. Yos Sudarso, Medan Labuhan, Jumat (19/8).

Pembangunan Mother Station CNG ini diharapkan bisa mempermudah distribusi gas bumi, tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi pelaku industri yang membutuhkan pasokan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Acara ground breaking ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Zakiyuddin Harahap bersama sejumlah pejabat terkait, seperti Direktur Jenderal Migas yang diwakili oleh Safriyanto, Direktur Komersial PT. PGN Tbk, Aldiansyah Idham, serta Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PT. PGN Tbk, Mirza Mahendra. Hadir pula Analis Infrastruktur Migas, Jefry Nainggolan.

Dalam sambutannya, Zakiyuddin Harahap menyampaikan rasa terima kasihnya atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah pembangunan Mother Station CNG pertama di Medan. Ia menjelaskan, keberadaan stasiun ini akan sangat mempermudah akses gas bumi bagi masyarakat dan industri di kota Medan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kesempatan kepada Pemko Medan untuk mendukung pembangunan Mother Station CNG. Ini akan sangat mempermudah masyarakat dan pelaku industri untuk mendapatkan gas bumi secara lebih efisien,” ujar Zakiyuddin.

Lebih lanjut, Zakiyuddin menegaskan bahwa Pemko Medan akan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan stasiun ini, termasuk mempermudah proses perizinan yang diperlukan. Ia berharap, pembangunan ini dapat selesai tepat waktu pada bulan November 2025, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat di akhir tahun.

“Semoga proyek ini selesai tepat waktu. Dengan adanya Mother Station CNG, kami berharap tidak ada lagi penggalian jalan untuk pemasangan pipa gas. Ini akan mengurangi gangguan lalu lintas dan memberikan solusi yang lebih praktis untuk kebutuhan gas di kota Medan,” tambahnya.

Mother Station CNG merupakan stasiun pengisian gas yang mengompresi gas bumi dari jaringan pipa tekanan menengah hingga menjadi gas dengan tekanan tinggi. Gas yang telah terkompresi ini kemudian bisa langsung digunakan atau dimasukkan ke dalam CNG trailer untuk didistribusikan ke lokasi-lokasi yang belum terjangkau jaringan pipa gas.

Direktur Komersial PT. PGN Tbk, Aldiansyah Idham, juga menjelaskan tujuan pendirian Mother Station CNG ini sebagai upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan energi gas bumi yang ramah lingkungan, serta mengurangi ketergantungan pada LPG. Selain itu, stasiun ini juga bertujuan untuk menjangkau wilayah yang belum terhubung dengan jaringan pipa gas.

“Tujuan utama dari pendirian Mother Station CNG di Medan adalah untuk memberikan solusi energi yang ramah lingkungan dan efisien. Selain itu, kami juga ingin mengurangi ketergantungan pada LPG, khususnya untuk industri dan sektor ritel yang membutuhkan bahan bakar alternatif,” jelas Aldiansyah.

Aldiansyah menambahkan, salah satu target utama dari proyek ini adalah sektor industri dan restoran yang belum terjangkau oleh pipa gas. CNG dipilih sebagai bahan bakar pengganti yang lebih bersih dan ramah lingkungan, serta dapat mendukung Kota Medan dalam mengurangi emisi karbon.

Dengan adanya Mother Station CNG pertama di Medan, diharapkan dapat membuka peluang baru bagi kota ini untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus mempercepat pembangunan industri yang lebih berkelanjutan. (ds)

Bagikan :