Kogana Sumut Ikut Terjunkan Relawan Bantu Korban Bencana Gempa Turki

MEDAN, DELITIMES.ID – Gempa bumi Turki berkekuatan 7,8 SR pada tanggal 6 Februari 2023 menghentak perhatian seluruh dunia.

Hingga hari ini sudah 39.000 jiwa yang meninggal dunia, itu sudah termasuk korban di negara tetangga, Suriah, yang ikut terdampak.

Komunitas Siaga Bencana (Kogana) Sumatera Utara ikut memberi perhatian terhadap bencana tersebut.

Pembina Kogana Sumut, Benny Yudi Purnama kepada wartawan, Selasa (14/2/2023) mengatakan saat ini relawan Kogana sudah asa yang di Turki, turut bekerja bersama relawan dari berbagai negara.

“Memang hanya satu orang, tapi itulah yang sekarang ini bisa kami lakukan. Relawan kami berangkat dengan biaya sendiri, untuk membantu saudara-saudara di Turki,” kata Benny.

Dia menyebutkan, relawan yang  berangkat sebagai tenaga medis adalah dr Muhammad Fauzi.

Selanjutnya Benny menceritakan, awalnya setelah gempa Turki, pihaknya mencoba menghubungi beberapa teman yang tergabung di Kogana untuk melakukan sebuah rapat kecil atau sering mereka sebut Rapat Kogana Perintis, untuk membicarakan kejadian tersebut.

“Kita ketahui bersama hal seperti itu pernah dialami oleh Indonesia pada tahun 2004 di Banda Aceh dan di Sumatera Barat  yang memakan banyak korban, hingga menyita perhatian internasional untuk mendatangkan tim rescue ” katanya.

Diyakini saat itu kehadirannya tim rescue dari negara berbendera bulan bintang yakni Turki juga sangat berperan.

Mereka mengirimkan bala bantuannya berupa personil medis dan rescue beserta logistiknya.

Dari situ pula Kogana menyepakati untuk bertekad memberangkatkan timnya.

Mereka menggalang dana untuk membiayai relawan yang berangkat.

“Ini sebagai bentuk simpati kita dan kepedulian terhadap kemanusiaan,” katanya.

Namun beberapa hari mereka coba melakukan penggalangan dana, masih banyak kekurangan karena biaya yang dibutuhkan memang sangat besar.

Hingga mereka hampir kehilangan harapan untuk memberangkatkan tim dari Kogana Sumut.

Hingga akhirnya seorang relawan medis, dr Muhammad Fauzi dengan biaya sendiri dan kesediaannya untuk berangkat atas nama Kogana.

“Beliau juga salah satu pembina dari Kogana Sumut. Atas izin Allah, Beliau akhirnya berangkat,” ucapnya.

Dokter Fauzi ke sana embawa obat-obatan sebanyak 50 kg dalam tiga koli.

Dan tak lupa membekali diri dengan perlengkapan menghindari kemungkinan terburuk di sana.

Karena di Turki telah masuk musim dingin dan badai salju.

Dalam pengiriman tenaga medis, Kogana Sumut menlalukan assesmen via email bahkan telepon secara langsung menanyakan syarat regristrasi kepada pemerintah Turki.

“Saat itu kami memusatkan kepada AFAD yaitu lembaga kebencanaan negara Turki dan SAMS yang juga termasuk lembaga yang menangani datangnya relawan antar negara,” ungkap Benny.

“Alhamdulillah, kami masuk di SAMS,” sambungnya.

Dan dr Muhammad Fauzi pun sudah berposisi di Provinsi Hatay, tepatnya di sebuah rumah sakit bernama Islahiye State Hospital Devlet Hastanesy Gizantep di Jalan Oesmaniye Yolu yang berjarak 120 km dari Airport Gizantep.

Tempat itu menampung korban dari warga kota satelit Turki yaitu Nurdagy.

“Kiranya Kami juga menghimbau kepada masyarakat Sumut ataupun sebagai relawan atas nama negara Indonesia dapat menyediakan materi dan keahliannya, karena di sana sangat memerlukan bantuan tenaga medis dan rescue yang bersertifikat CSSR (Collap Structure Search n Rescue) guna diberangkatkan,” katanya.

Kogana pun sedang menghimpun dana guna keberangkatan personil yang diperkirakan per orang memerlukan 2.000 Dollar AS untuk tiket pergi pulang selama 14 hari di sana.

“Dan apabila ada yang berkehendak dan menyampaikan niatnya, silahkan hubungi kami atau bisa menyalurkan donasinya melalui rekening di Bank Mandiri nomor 105.0017.7308.41 atau Bank Sumut di nomor 117.001010.4000.1606 yang semuanya atas nama Komunitas Siaga Bencana Sumut.

Dan sebagai konfirmasi hubungi langsung via Whatsapp, atau Telegram kepada Vivi Silvia Yani selaku Sekretaris Umum  (082260503996 )atau kepada dr Irwansyah Lumban Tobing (081805888808).

Kogana Sumut sendiri mempunyai sekretariat di Jalan Beo Indah I No. 37 Komplek Perumahan Beo Indah Medan Sunggal, dan berbadan hukum yang disahkan Kemenkum HAM. (ehm)

Bagikan :