MEDAN, delitimes.id – Menjelang perayaan Imlek 2557 dan datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Saipul Bahri SE, mendesak Pemko Medan bersama aparat kepolisian memperketat pengamanan di seluruh wilayah Kota Medan.
Ia menilai, peningkatan aktivitas masyarakat menjelang hari besar keagamaan kerap diiringi lonjakan tindak kriminalitas. Karena itu, antisipasi dini sangat diperlukan agar situasi tetap aman dan kondusif.
“Koordinasi harus diperkuat antara Pemko Medan, Polrestabes Medan, dan Polres Pelabuhan Belawan. Jangan sampai ada celah yang dimanfaatkan pelaku kejahatan,” ujar Saipul, Kamis (12/2/2026).
Saipul menegaskan, rasa aman merupakan kebutuhan utama masyarakat, khususnya bagi umat yang akan menjalankan ibadah dan perayaan keagamaan.
Selain peningkatan patroli, ia juga menyoroti pentingnya pembenahan infrastruktur pendukung keamanan, seperti Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), terutama di kawasan yang rawan aksi kriminal.
“Pastikan seluruh LPJU menyala dengan baik. Penerangan yang maksimal akan menekan peluang terjadinya penjambretan, begal, maupun curanmor,” katanya.
Ia juga meminta pemerintah dan aparat terkait mengantisipasi potensi meningkatnya kasus pencurian, perampokan, dan tindak kejahatan jalanan lainnya.
Lebih lanjut, Saipul mengimbau para kepala lingkungan (kepling), lurah, dan camat untuk mengaktifkan kembali Pos Siskamling serta meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian dan Babinsa.
“Pengawasan lingkungan harus diperkuat. Kehadiran aparat dan partisipasi masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang kondusif,” tegasnya.
Untuk mendukung optimalisasi Pos Siskamling, Saipul mendorong adanya alokasi anggaran dalam Perubahan APBD 2026.
“Kalau perlu, dukungan anggaran harus disiapkan agar Pos Siskamling benar-benar berjalan efektif,” pungkasnya. (ds)




