MEDAN – Kehadiran Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menambah suasana penuh keakraban, haru, dan kekeluargaan dalam acara buka puasa bersama keluarga besar Yayasan Perguruan Husni Thamrin Medan yang digelar di halaman sekolah Husni Thamrin, Jalan Galang, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (15/3).
Sebagai alumni Yayasan Perguruan Husni Thamrin, SMA angkatan 92, H. Zakiyuddin Harahap merasa sangat bersyukur dan senang bisa berkumpul kembali dengan jajaran yayasan, para guru, alumni, serta para siswa yang masih menuntut ilmu di sekolah Husni Thamrin.
Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin, menyampaikan bahwa pertemuan ini, selain sebagai ajang buka puasa bersama, juga menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antara guru dan sesama alumni. Menurutnya, Perguruan Husni Thamrin kini telah mengalami banyak perubahan dan perkembangan sejak dirinya masih menuntut ilmu di sana. Dulu, sekolah ini adalah pilihan utama dan sangat dikenal dengan grup marching band yang terkenal.
“Saya sangat bersyukur bisa kembali ke sekolah Husni Thamrin. Harapan saya, sekolah ini dapat kembali eksis dan berjaya seperti dulu,” kata Wakil Wali Kota Medan di hadapan peserta yang hadir, termasuk Ketua Yayasan Perguruan Husni Thamrin, Khendra Maruli; Koordinator Yayasan, Johan Intan; Kepala Sekolah SMA Husni Thamrin, Mafendi; jajaran yayasan; serta Camat Medan Perjuangan.
Zakiyuddin melanjutkan, untuk mengembalikan statusnya sebagai sekolah unggulan, para lulusan sekolah Husni Thamrin perlu melanjutkan pendidikan mereka ke perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Indonesia (UI), atau Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Jika para lulusan Husni Thamrin diterima di universitas-universitas besar seperti USU, UI, atau ITB, Insya Allah, sekolah ini akan kembali menjadi sekolah unggulan. Oleh karena itu, kita semua, termasuk para guru, harus berusaha semaksimal mungkin untuk mendidik siswa-siswi agar kualitas pendidikan di sini dapat bersaing dengan sekolah lainnya,” jelas Zakiyuddin.
Zakiyuddin juga mengingatkan, tantangan terbesar saat ini adalah semakin berkembangnya sekolah-sekolah baru dengan program-program inovatif dan fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar. Namun, ia tetap optimis bahwa sekolah Husni Thamrin memiliki potensi besar untuk bersaing, mengingat fasilitas laboratorium yang lengkap di setiap jenjang pendidikan.
“Kedepannya, kita semua harus berusaha agar sekolah Husni Thamrin bisa kembali berjaya. Ayo ajak keluarga dan tetangga untuk menyekolahkan anak-anak mereka di Husni Thamrin. Pada dasarnya, sekolah itu sama saja, yang penting adalah bagaimana kita fokus untuk melahirkan generasi yang berkualitas,” tegas Zakiyuddin.
Sebelumnya, Koordinator Yayasan Perguruan Husni Thamrin, Johan Intan, menyampaikan rasa bangga atas kehadiran Wakil Wali Kota Medan yang juga merupakan alumni SMA angkatan 92 dalam acara buka puasa bersama keluarga besar Yayasan Perguruan Husni Thamrin. Kehadiran beliau diharapkan dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi para siswa-siswi yang masih duduk di bangku sekolah.
“Sekolah Husni Thamrin, yang sudah berdiri sejak tahun 1953 dan kini berusia 72 tahun, bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai adat dan budi pekerti. Kehadiran Wakil Wali Kota Medan yang merupakan alumni Husni Thamrin dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi peserta didik kami. Kami berharap sekolah Husni Thamrin semakin berkembang dan kembali berjaya seperti dahulu,” beber Johan Intan. (ts)




