Arus Listrik di Mabar Hilir Byar-Pet Dua Malam Berturut-Turut, Warga Kecewa

MEDAN – Warga di Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi listrik yang sering padam-hidup alias byar-pet pada hari pertama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah.

Kejadian tersebut sudah berlangsung sejak Jumat malam (28/2) dan berlanjut pada Sabtu (1/3). Ironisnya, kondisi ini terjadi pada waktu yang sangat sensitif, yaitu saat umat Muslim hendak melaksanakan sholat tarawih. Selain mengganggu ibadah selama bulan Ramadhan, warga juga khawatir kondisi ini dapat merusak perangkat elektronik di rumah mereka.

“Ini sudah terjadi dua malam berturut-turut. Parahnya, padam-hidup ini terjadi setelah kami berbuka puasa dan hendak sholat tarawih,” ujar Ponirin, seorang warga Mabar Hilir.

Warga lainnya, Dicky, berharap PLN dapat menjaga kestabilan pasokan listrik selama bulan Ramadhan.

“Tentu saja, selain mengganggu aktivitas ibadah selama bulan Ramadhan, kondisi ini juga dikhawatirkan dapat merusak alat elektronik di rumah kami, seperti lampu, televisi, AC, dan perangkat lainnya,” tegas Dicky.

Warga Mabar Hilir berharap agar kondisi byar-pet ini segera dibenahi oleh pihak PLN, terutama di bulan Ramadhan. Mereka sangat membutuhkan pasokan listrik untuk beribadah maupun keperluan sehari-hari, seperti memasak.

Warga di Jalan Pancing, Mabar Hilir, menyatakan bahwa masalah listrik di Kota Medan harus mendapatkan perhatian serius dari PLN, terutama selama bulan puasa. Hal yang paling mengecewakan pelanggan adalah saat pemadaman terjadi pada waktu-waktu krusial, seperti menjelang berbuka puasa atau saat umat Muslim sedang melaksanakan shalat tarawih.

“Mohon PLN dapat mengantisipasi gangguan yang menyebabkan pemadaman listrik di Kota Medan. Jangan sampai selama bulan puasa, listrik terus hidup-mati,” ujar mereka.

Manajer PLN ULP Medan Timur, Robby Sepriadi, ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengenai kondisi byar-pet tersebut, belum memberikan tanggapan.

Namun, salah seorang petugas PLN, Rozi, yang menghubungi warga yang mengeluhkan kondisi tersebut, menjelaskan bahwa gangguan ini disebabkan oleh kerusakan kabel di Pasar IV Mabar Hilir.

“Kondisinya sudah normal sekarang, Pak,” ungkap Rozi kepada pelanggan yang mengadukan masalah tersebut satu jam setelah kejadian. (ds/rel)

Bagikan :